新闻是有分量的

印度尼西亚 - 瑞士jalin kerjasama pertukaran数据keuangan

2017年7月4日下午7:03发布
更新时间:2017年7月4日下午7:03

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyaksikan penandatanganan deklarasi pertama antara Duta Besar Swiss untuk Indonesia,Yvonne Baumann,dan Direktur Jenderal Pajak,Ken Dwijugiasteadi。 Foto dari Twitter / @ smindrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyaksikan penandatanganan deklarasi pertama antara Duta Besar Swiss untuk Indonesia,Yvonne Baumann,dan Direktur Jenderal Pajak,Ken Dwijugiasteadi。 Foto dari Twitter / @ smindrawati

雅加达,印度尼西亚 - Pemerintah Republik印度尼西亚dan pemerintah瑞士telah resmi menandatangani 联合声明 dalam rangka implementasi kebijakan 自动信息交换 (AEOI)untuk kepentingan perpajakan pada Selasa,Juli 4。

Melalui perjanjian ini,kedua negara sepakat untuk saling bertukar informasi rekening keuangan secara otomatis sesuai dengan Common Reporting Standar(CRS)。

Selain itu,Indonesia dan Swiss juga berkomitmen untuk saling bertukar informasi terkait peraturan perundang-undangan domestik masing-masing negara dan mempertegas komitmen dalam kerjasama di sektor keuangan。

“Langkah yang diambil oleh pemerintah Swiss ini sangat penting mengingat reputasi negara Swiss yang dikenal sebagai negara atau tempat yang paling aman untuk menyimpan uang bagi seluruh masyarakat di dunia,”demikian tertera dalam keterangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang dimuat dalam Instagramnya。

Sri juga berharap dengan adanya kerjasama ini pemerintah dapat semakin transparan sekaligus membantu upaya pemberantasan korupsi。

“Dengan adanya komitmen pemerintah Swiss untuk berpartisipasi pada AEOI,memberikan sinyal kuat kepada seluruh dunia bahwa kita semua harus ikut berpartisipasi dalam menciptakan koordinasi transparansi pemerintahan dan memerangi korupsi dimanapun di dunia ini,”katanya。

Proses implementasi dari kerjasama ini akan dimulai pada 2018 dan diharapkan pertukaran pertama dapat dilakukan pada 2019 mendatang。 -Rappler.com