新闻是有分量的

Aturan baru,tarif bawah taksi online lebih mahal dari biasanya

2017年7月4日上午10:44发布
更新时间:2017年7月4日上午10:44

Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi(tengah)bersama Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto Iskandar(kiri)dan PLT Kepala Badan Pengelolah Transportasi Jabodetabek(BPTJ)Bambang Prihartono(kanan)memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Pehubungan,Jakarta,pada 3 Juli 2017. Foto oleh Galih Pradipta / Antara

Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi(tengah)bersama Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto Iskandar(kiri)dan PLT Kepala Badan Pengelolah Transportasi Jabodetabek(BPTJ)Bambang Prihartono(kanan)memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Pehubungan,Jakarta,pada 3 Juli 2017. Foto oleh Galih Pradipta / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Kementerian Perhubungan resmi memberlakukan batasan tarif atas dan tarif bawah untuk layanan transportasi online seperti , ,dan pada 1 Juli 2017. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 26 Tahun 2017 yang baru disahkan pada 31 Maret 2017年,menggantikan aturan sebelumnya yaitu Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 Tahun 2016。

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto,pemberlakuan tarif tersebut akan dibagi dalam dua wilayah。 Wilayah我mencakup pulau Sumatera,Jawa,dan Bali,。 Sedangkan Wilayah II mencakup pulau Kalimantan,Sulawesi,Nusa Tenggara,Maluku,dan Papua。

“Untuk Wilayah I ditetapkan tarif batas bawah sebesar Rp3.500每公里,dan batas atas sebesar Rp6.000,”kata Pudji。

“Sedangkan untuk Wilayah II ditetapkan tarif batas bawah sebesar每公里Rp3.700,dan tarif atas Rp6.500。”

Hal ini pun praktis akan membuat tarif transportasi online lebih mahal dari biasanya,bahkan menyamai tarif yang berlaku untuk taksi konvensional。 Taksi konvensional menggunakan ,dengan tarif buka pintu sebesar Rp6.500。

运营高级副总裁GO-JEK Arno Tse mengatakan,pihaknya terkait pemberlakuan tarif baru。 Sedangkan pesaing mereka,Uber dan Grab,menyatakan masih menunggu arahan pemerintah sebelum memutuskan untuk menetapkan tarif baru。

Selain membahas tentang batasan tarif atas dan bawah,aturan Kementerian Perhubungan juga membahas tentang tanda khusus berupa stiker hingga jenis mobil yang boleh beroperasi。 Pudji menyatakan bahwa setelah ini pihaknya akan menindak tegas para penyedia layanan transportasi online yang tidak mengikuti aturan。

“Seperti disampaikan Pak Menteri,kami akan melakukan 监视 dan pengawasan。 Sanksinya sendiri sesuai dengan aturan yang berlaku,mulai dari teguran hingga penonaktifan aplikasi,“kata Pudji。

Uniknya,setelah penerapan aturan tersebut,saham taksi konvensional seperti Blue Bird dan Express Group di bursa saham 。 Tentu saja hal yang menarik untuk disimak berikutnya adalah apakah perubahan tarif ini juga akan berpengaruh terhadap jumlah masyarakat yang menggunakan layanan transportasi online tersebut。 -Rappler.com

Artikel ini sebelumnya diterbitkan di